Profil

Head of Mission

Pieter Feith yang berasal dari Belanda ini adalah Kepala Misi AMM. Beliau ditunjuk sebagai Kepala Misi untuk periode enam bulan. Saat ini Mr Feith menjabat sebagai Wakil Direktur Jenderal Urusan Politik dan Militer di Dewan Sekretaris Jenderal Uni Eropa. Mr.Feith ditugaskan dari Dewan Sekretariat Uni Eropa dimana beliau menjabat sebagai Wakil Direktur Jenderal Urusan Politik dan Militer di Dewan Sekretaris Jenderal Uni Eropa.

Pieter Cornelis Feith lahir pada 9 Februari 1945 di Rotterdam, Netherlands. Mr Feith menempuh pendidikan politik di the University of Lausanne, Switzerland, beliau juga adalah lulusan dari the Fletcher School of Law and Diplomacy di Medford, Mass., U.S pada tahun 1970. Saat ini Mr Feith menjabat sebagai Wakil Direktur Jenderal Urusan Politik dan Militer di Dewan Sekretaris Jenderal Uni Eropa.

Mr Feith bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Belanda pada 1970. Ruang lingkup tanggung jawab dari perjalanan karir Mr Feith meliputi: Kementerian, Departemen NATO (1971-73); Sekretaris Dua (1973-75); Sekretaris Pertama di Bonn (1975-79); Utusan untuk PBB di New York dan menjabat sebagai Sekretaris Pertama (1979-82); Kepala Seksi Politik Kementerian untuk PBB (1982-85); menjabat sebagai Chargé d'Affaires di Khartoum (1985-89); Direktur Organisasi Internasional di Kementerian (1989-92); Utusan untuk NATO dan WEU, Brussels; Wakil Permanen untuk Perwakilan (1992-95); Ambassador at Large di Kementerian (1997-98). Mr Feith juga menjabat sebagai Ketua UN Conference of States Parties to the Chemical Weapons Convention pertama di The Hague pada Mei 1997.

Pada Desember 1995, the NATO North Atlantic Council menunjuk Mr. Feith sebagai Penasehat Politik untuk Komandan  IFOR di Bosnia-Herzegovina. Mr Feith menyelesaikan tugasnya dengan  SFOR pada Maret 1997. Sejak Agustus 1998 hingga Oktober 2001 Mr Feith bekerja untuk the NATO International Staff sebagai Direktur Krisis Manajemen dan Direktorat Operasional, dan juga Kepala Pasukan Balkan NATO. Dalam kapasitas ini, Mr Feith mengkontribusikan keahliannya kepada  NATO dalam menanggapi krisis di Kosovo, termasuk penempatan pasukan KFOR di Kosovo pada 1999. Mr Feith juga mengkontribusikan masukan dan saran kepada Sekretaris Jendral dan Dewan Atlantik Utara terhadap aksi-aksi NATO di Balkan, terutama terhadap kehadiran SFOR di Bosnia-Herzegovina.

Ditunjuk oleh Sekjen Lord Robertson sebagai Perwakilan Personal, Mr Feith berhasil mengkontribusikan keahliannya dalam menghindari pecahnya konflik pada musim semi 2001 di Serbia bagian Utara dengan menerima gencatan senjata dan secara sukarela melucuti senjata kelompok etnis Albania yang menolak masuknya pasukan keamanan Yugoslavia dan Serbia di Zona Keamanan Umum.  Melanjutkan pendekatan yang sama, Mr Feith mampu menciptakan persyaratan penting untuk memprakarsai negosiasi the Ohrid Framework Agreement pada musim panas pada tahun yang sama dengan mencegah terjadinya perang sipil antara kelompok etnis bersenjata Albania dan pasukan pemerintah FYROM. Ditunjuk sebagai Wakil Direktur Jenderal di Dewan Sekretariat Uni Eropa dengan tugas-tugas spesifik mengembangkan keamanan Eropa dan Kebijakan Pertahanan pada Oktober 2001, Mr Feith menyumbangkan pemikirannya dalam penerimaan operasional Uni Eropa dalam manajemen krisis. Hal ini dengan segera diikuti oleh peluncuran operasi pimpinan Uni Eropa di Bosnia-Herzegovina (Misi Kebijakan EUPM yang diambil alih dari UNIPTF), FYROM, dan Republik Demokrasi Kongo. Dalam konteks ini Mr Feith mengembangkan kontak dengan Sekretariat PBB (DPKO), NATO dan OSCE untuk mengkoordinasi dan memperkuat tim, sesuai dengan kontribusi Uni Eropa akan krisis manajemen oleh organisasi-organisasi ini.

Beliau menikah dengan Christina Wachtmeister dari Swedia. Mereka memiliki tiga orang anak perempuan.

<-- back